Cinta...
Aku menunggumu
Di sela-sela sekaratku
Sekarat berucap, menyengat senyap
Cinta...
Aku menyumpahimu
Sakiti aku, sesati langkahku
Dimanapun hadir, dimanapun getir
Cinta...
Aku meludahimu
Perasaanku dipermainkan
Jasadku kurus, keramaian hangus
Cinta...
Aku mencintaimu
Di sini depan cahaya
Menyadari tiba dalang bahaya
Lagi-lagi aku termakan hati
Merasakanmu menikmatimu
Tiada tanda baca
Tanpa akhir
getir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar